Mimpi Mimpi Terpendam - 6

Diposting oleh Saiful bahri dari situbondo pada 18:41, 13-Agu-14

Cerita Cinta | Mimpi Mimpi Terpendam | by Mira W | Mimpi Mimpi Terpendam | Cersil Sakti | Mimpi Mimpi Terpendam pdf

Tembang yang tertunda - Mira W Sang Penyihir Beraksi - Vivian Vande Velde Animorphs 27 : Menyelamatkan Pesawat Pemalite Cinta di Awal Tiga Puluh - Mira W Come Away With Me - Kristen Proby

-narik kabel
  telepon ke komputer kantornya.
  Satu jam kemudian
  [janet] lama nunggu ya
  [wisdom] gak.baru login
  [janet] di kantor?
  [wisdom] yup
  [wisdom] dah makan?
  [janet] not yet. Traktir?
  [wisdom] mau?
  [janet] yup
  [wisdom] kapan
  [janet] sekarang
  Andre nyengir. /Seandainya kita satu kota..../
  [wisdom] beraninya luar kota
  [janet]J
  [wisdom] jelek
  [janet] eh, cakep lagi
  [wisdom] ada pic?
  [janet] I send now
  [wisdom] I m waiting
  sesaat kemudian komputernya berbunyi beep tanda ada kiriman picture.
  Foto Janet terpampang di layar.
  [wisdom] keren J
  [janet] gombal
  [wisdom] really.
  [janet] ur pic?
  Semenit kemudian
  [janet] mmm &handsome
  [wisdom] haha &
  Andre mengirim pic seekor simpanse.
  [janet] mana dong
  [wisdom] iya. Nih liat
  Andre mengirim foto dirinya.
  [wisdom] gimana?
  [janet] jelek !
  &..
  dan merekapun makin akrab hingga beberapa jam kemudian Andre
  mendapati dirinya menggigil kedinginan. Sudah hampir tengah malam. Jendela
  kantornya berembun karena AC.
  Saat Andre tiba di rumah sudah lewat tengah malam dan Andre ingat punya
  janji dengan Anna malam ini. Ia sudah tak mengenakan apa-apa lagi di balik
  piyama tidurnya ketika Anna berkata, Andre...aku sedang tidak bisa...sore
  tadi mulai keluarnya..lima enam hari seperti biasa...
  dan Andre membalik badan membenamkan mukanya ke bantal sepanjang
  malam.
  Keesokan harinya pada jam kerja Andre melanjutkan chat. Seminggu
  berturut-turut mereka saling ngobrol melalui internet.
  Hingga pada suatu hari
  [janet] aku send pic yg lain
  [wisdom] oke
  dan Andre menyaksikan Janet terpampang di layarnya dengan pakaian
  renang. Malamnya handphone Andre menerima pesan sms. Isinya horny inget
  pic aku?
  Hubungan merekapun bertambah dekat dan hangat.
  ...
  [janet] kangen...
  [wisdom] sama...
  Pada minggu berikutnya berubah menjadi yang diharapkan
  [janet] horny liat pic kamu mandi
  [wisdom] J
  akhirnya semakin tak terkendali
  [wisdom] aku punya gunting cukur listrik
  ketika selangkangan Janet menghiasi layar komputer di hadapannya.
  Dan dibalas
  [janet] a brown banana J
  ketika Andre mengirim foto bugil dirinya.
  Malamnya Andre membuat Anna melambung ke awan berulangkali dengan
  membayangkan Janet dalam benaknya.
  Reynold, Fred dan Andre membungkus dirinya dengan jaket kulit. Hawa
  malam ini benar-benar dingin. Mereka duduk sambil menghisap rokok dalam
  belaian angin malam di teras kantor FSDC kepanjangan dari Fast Solution Debt
  Collector, sebuah perusahaan penagih hutang yang menjadi rekanan beberapa
  bank dan lembaga simpan pinjam. Motto perusahaan itu adalah : selesaikan
  tagihan secepatnya dengan berbagai cara.


  Kantor itu berupa bangunan satu lantai di depan jalan kecil yang tidak akan
  muat untuk dua mobil. Bangunannya berwarna orange mencolok dengan batu
  kali hitam pada tiang dindingnya. Lokasinya dijepit oleh menara-menara tinggi
  gedung perkantoran. Di sebelah baratnya ada Seal Plaza dan Diamond Rich, di
  timurnya menjulang megah Babilon Village berlantai tiga puluh delapan. Hanya
  sebelah kanan dan kirinya saja yang berstatus sama. Gedung perkantoran
  sederhana berlantai satu yang dilengkapi pendingin udara tanpa karpet.
  Reynold, apa kau ada cara bagaimana menyelesaikan teman kita yang satu
  itu. Ia menghilang begitu saja dan isterinya yang selalu kita temui. Kemana
  sebenarnya orang itu? Fred berbicara sambil memicingkan matanya perih
  terkena asap rokok.
  Isterinya menjengkelkan! sembur Reynold gusar sementara Andre hanya
  diam menikmati rokoknya.
  namanya seperti kau, Fred mendonga kkan kepala menunjuk Andre, apa
  kau tidak bisa menebak kemana orang itu sekarang? Sepertinya ia bukan spesies
  yang sama dengan kau meski namanya sama, lanjutnya nyengir memamerkan
  deretan gigi di antara kedua bibirnya yang hitam akibat merokok.
  mana aku tahu, Andre menjawab sambil menggaruk-garuk dagunya,
  akupun sudah kesal. Semakin lama semakin aku berpikir isterinya juga sama
  menjengkelkannya dengan orang yang be rnama Andre itu.
  kalau besok kita kembali ke rumahnya. Mungkin teh dan kopi saja yang kita
  dapat, sungut Reynold.
  kita datangi malam hari saja,bagaimana menurutmu Fred? tanya Andre,
  bajingan itu pasti kembali ke rumahnya, heh?
  Yang ditanya hanya diam dan menoleh ke Reynold.
  kita coba saja usulmu itu, kata Reynold sambil membuang puntung rokok
  ke halaman kantor, besok malam kita ke sana dan kau Andre tetaplah
  berpenampilan seperti pengacara. Kita ingin isterinya tahu pengacara bank
  terlibat dalam masalah ini sehingga ia akan berpikir ulang untuk menghubungi
  polisi jika sewaktu-waktu kita perlu berbuat lebih padanya. Sementara ini kita
  beristirahat saja, lanjutnya.
  Andre bergegas masuk ke dalam kantor disusul kedua temannya. Mereka
  memilih sofa masing-masing dan merebahkan badannya. Ketiganya tidak
  berminat pulang ke rumah malam ini. Pikiran mereka sama, bila dalam waktu
  tiga puluh hari mereka tidak bisa menagih, maka order akan lepas dan bank
  akan memilih perusahaan debt collector lainnya. Itu artinya mereka tak akan
  memperoleh penghasilan bulan ini karena mereka bekerja berdasarkan fee
  bukan gaji.
  Sementara itu dalam waktu yang sama, Andre sedang bersandar pada
  bangku teras atas. Anna menemani di sisinya sambil membaca majalah-majalah
  lama. Mereka belum mengantuk dan baru saja Anna bercerita bahwa tiga orang
  tamu langganannya tadi datang ke rumah.
  kapan kau bayar mereka? Anna membuka percakapan.
  Andre meletakkan koran di tangannya, empat hari lagi. Aku belum sempat
  ke bank.
  Anna menarik nafas lega.
  Kalau besok mereka datang, katakan empat hari lagi kita bayar. Tiga hari
  besok aku harus menyelesaikan seluruh setup dan instalasi di Pizzo Car. Begitu
  selesai aku akan mentransfernya.
  Jadi kau akan bepergian jauh besok?
  hanya tiga hari sayang.
  Anna memandang wajah suaminya. Entah mengapa, ia selalu kagum pada
  suaminya. Berkali-kali menghadapi masalah dan Andre selalu berhasil
  mengatasinya dengan tenang.
  baiklah, aku akan siapkan kopermu. Anna melangkah masuk membawa
  majalah di tangannya.
  Baru saja Andre hendak menyusul masuk ketika teleponnya berbunyi. Pesan
  sms dari Janet masuk.
  Kangen... J
  Bibir Andre menyunggingkan senyum. Wanita itu semakin berani saja dan itu
  membuat dirinya bergairah. Semakin lama semakin dirinya merasa ingin
  bertemu Janet. Wanita yang belum pernah ditemuinya itu seperti selalu berada
  di dekatnya dan ia mengetik sms membalasnya.
  Kangen brown banana? J
  Semenit kemudian sms Janet masuk kembali.
  Met bobok sayang...
  Bahkan ia tak mengindahkan sms nakalku, pikir Andre.
  Keesokan paginya, Andre memeriksa ulang semua perlengkapan dari CD,
  kabel-kabel, Card Reader, adaptor mini, keylock box dan setumpuk kertas
  kerja sementara isterinya menyiapkan sarapan pagi. Koper pakaiannya sudah
  siap di meja depan.
  Andre menyelesaikan makan paginya dengan cepat dan bergegas berangkat
  dengan semangat. Anna memandanginya ketika Andre melangkah ke luar pagar
  dengan menjinjing sebuah koper dan tas kerja di bahunya. /Semoga ini
  merupakan awal yang baik/. /Aku menginginkan kehidupan yang tenang
  bersama Rachel dan kau Andre./
  Satu jam kemudian Andre sudah duduk di bandara menunggu pesawat yang
  akan membawanya ke kantor pusat Pizzo Rent Car. Setelah membeli makanan
  ringan, Andre melihat papan elektronik jadual keberangkatan. Sudah tiba
  waktunya ia berangkat. Diambilnya koper dan tas kerjanya melintasi lorong
  panjang escalator yang membawanya ke belalai panjang menuju pintu
  pesawat.
  Sepuluh menit kemudian ia sudah memandang awan awan putih dari jendela
  di sisinya.
  -- well, Mr.Andre, ini komputer pusat kami. Database kami ada di sini
  semua. Anda dapat melakukan verifikasi data di sini. CD software anda ada di
  kotak biru itu, Mr.Manuel menjelaskan sambil menunjuk kotak CD di atas
  sebuah switch, kotak hitam pipih dengan tiga puluh dua lampu yang berkelip-kelip.
  Andre memandangi perangkat-perangkat canggih di depannya. Ia selalu
  menyukai server. Baginya komputer adalah jaringan. Tanpa switch,router dan
  perangkat-perangkat jaringan lainnya, komputer tidaklah lebih dari sebuah
  mesin tik tua.
  Baik, terima kasih. Saya akan langsung bekerja. Andre bergegas membuka
  tas kerjanya. Kopernya diletakkan di dekat meja kerja besar di sampingnya.
  Setelah mendarat tadi, ia langsung ke kantor pusat Pizzo Car dan hingga kini ia
  belum tahu akan tinggal di mana nanti malam.
  Selamat bekerja, Mr.Manuel melangkah pergi meninggalkannya sendiri
  dalam ruangan dingin berkarpet tebal yang penuh perangkat canggih tersebut.
  Dari ruang inilah Pizzo Car memantau seluruh armadanya dan menjalankan
  bisnis yang menghasilkan uang banyak ke saku para pemegang sahamnya.
  Setelah memasukkan CD ke dalam laptop dan menghubungkan beberapa
  kabel pada perangkat-perangkat canggih tersebut, mulailah Andre menjalankan
  installasi. Proses installasi memakan waktu dua jam lamanya untuk tahap basic.
  Selanjutnya ia akan mengecek seluruh lubang-lubang yang mungkin disisipi
  hacker dan itu membutuhkan waktu berjam-jam bahkan mungkin berhari-hari.
  Pizzo Car puas dengan layanan gratis dari Andre ini. Apalagi mereka tak
  mempunyai petugas kusus yang memantau kemungkinan komputernya disisipi
  oleh program-program semacam snifer dan Andre menjelaskan itu semua
  dengan rendah hati beberapa menit yang lalu saat presentasi singkat dengan
  Dewan Direksi Pizzo Car. Mereka tentu tak menyadari bahwa Andre melakukan
  itu semua bukan untuk melindungi mereka namun untuk melindungi
  softwarenya sendiri dari pembajak-pembajak yang semakin liar tanpa aturan
  belakangan ini.
  Andre pernah mengalami kejadian buruk. Saat itu ia sangat bangga dengan
  keberhasilannya membuat keylock box, sebuah perangkat keras untuk
  mengunci dan membuka password bagi softwarenya. Ketika ia menghubungkan
  keylock box dengan jaringan computer di salah satu kliennya semua berjalan
  lancar dan satu minggu kemudian ia mendapati beberapa perusahaan telah
  mempunyai software yang hampir sama persis dengan miliknya. Sejak saat itu
  ia tak akan melakukan proses un-keylock sebelum memastikan seluruh titik
  jaringannya aman dari para penyusup.
  Saat jam makan siang Andre mendapatkan kiriman salad dan daging asap
  dalam kotak putih. Dan malamnya ia mendapat kiriman kotak yang sama
  dengan isi yang tak berbeda. /Mungkin ini memang menu karyawan Pizzo Car./
  Andre menghempaskan punggungnya dalam kursi hitam besar dari kulit itu.
  Sejak pagi ia bekerja dan Mr.Manuel hanya sekali mengunjungi saat jam pulang
  kerja. Diluruskan kakinya yang bertumpu di atas koper. Ia belum mandi dan
  berganti pakaian. /Setelah aku selesaikan proses mengendus lubang-lubang ,
  akan kucari hotel dengan air panas./ Tubuhnya bersemangat membayangkan
  beberapa saat lagi akan berendam dalam kehangatan bath tub.
  Layar notebooknya kembali berkelip-kelip menandakan ada lubang yang
  ditemukan dan seseorang tengah berusaha masuk ke sistem jaringannya. Ia
  hanya diam memandangi titik kuning ber kedip itu. Sudah lebih dari sepuluh kali
  sejak pagi tadi ia menemukan lubang-lubang dalam sistem jaringan komputer
  besar itu. Andre heran dengan managemen Pizzo Car yang menurutnya ceroboh
  dalam membangun infrastruktur jaringan komputernya. Beruntung ia memiliki
  software canggih yang akan mengatasi hal-hal seperti itu. Ia cukup melihat titik
  kuning itu berkedip-kedip dan bila berubah menjadi hijau maka ia akan
  menarik nafas lega namun bila menjadi merah maka ia akan langsung
  menjalankan perang source code dengan penuh kepanikan. Untunglah sejauh
  ini ia tak mengalaminya.
  Setelah beberapa lubang lagi ditemukan akhirnya terdengar berbunyi
  beep dan notebooknya menampilkan tulisan : COMPLETED. Andre menarik
  nafas lega, tersenyum dan meringkasi barang-barangnya. Beberapa ditinggal
  tetap pada tempatnya. /Kini saatnya berendam./
  Sementara itu beribu mil jauhnya pada saat Andre meninggalkan kantor
  Pizzo Car untuk mencari hotel, bel pintu rumahnya berbunyi. Anna mengintip
  dari balik jendela dan mendapati ketiga tamu langganannya sudah berada di
  teras depan.
  Sudah jam sepuluh malam dan mereka bertamu. /Akan kukatakan sesingkat-singkatnya apa yang dipesankan Andre./
  Anna bergegas membuka pintu dan seperti biasa ketiga tamunya masuk
  sebelum dipersilakan.
  Nah, nyonya. Kejutan bukan? Reynold memulai pembicaraan setelah
  menghempaskan pantatnya di sofa , bagaimana ...
  Sebelum selesai kalimatnya, Reynold sudah mendengar suara dari mulut
  Anna.
  Empat hari lagi bank akan menerima transfer. A