Gerombolan Samurai Hitam - 24

Diposting oleh Saiful bahri dari situbondo pada 16:52, 12-Jun-15

Cerita Silat | Gerombolan Samurai Hitam | Serial Pendekar Rajawali Sakti | Gerombolan Samurai Hitam | Cersil Sakti | Gerombolan Samurai Hitam pdf

MatemaCinta - Razy Bintang Argian 8... 9... 10... Udah Belom? - Laurentia Dermawan Beautiful Soul - Stefiani E.I Simple Past Present Love - Thia Kyu Ori Lolipop: Love, Lies, Promise, Past - Titi Setiyoningsih

a yang terjadi, jalan darahnya telah ditotok. Dan orang itu kontan jatuh pingsan tanpa dapat bergerak lagi. Begitulah seterusnya sampai ada sepuluh orang yang telah menjadi korban totokan Pendekar Rajawali Sakti.
  Kebetulan ada seorang yang menoleh ke belakang. Namun sebelum dia dapat berbuat sesuatu, sebuah lemparan Rangga dengan batu kerikil, telah membuatnya diam tak dapat bersuara lagi. Cepat Rangga menotoknya, membuat orang itu tak bergerak lagi. Pingsan.
  Tindakan Rangga membuat barisan terbelakang hanyalah Ki Sabda Gendeng yang terseret. Tindakannya yang rapi membuat kehadirannya sama sekali belum disadari oleh gerombolan itu.
  Pendekar Rajawali Sakti cepat membebaskan totokan Ki Sabda Gendeng dan memutuskan tali-tali yang mengikatnya. Dan tindakan yang terakhir ini rupanya baru disadari orang yang menarik Ki Sabda Gendeng.
  “Heh...? Tawanan kita lepas...” teriak orang itu.
  Seketika, rombongan itu berhenti dengan wajah terkejut. Mereka langsung membuat kepungan.
  “Eh Kiranya kau yang menolongku.... Terima kasih, Bocah Biar kuhancurkan mereka” desis Ki Sabda Gendeng sambil mengeluarkan tongkat hitamnya dan menerjang mereka.
  “Heyaaat”
  Bret Bret
  “Wuaaeee...”
  Beberapa orang kontan jatuh akibat amukan laki-laki tua yang sedang geram dan banyak disiksa itu. Rangga sendiri segera membantu dengan mengirimkan pukulan aji ‘Guntur Geni’ yang berhawa pc.nas. Kembali mereka berpelantingan dalam keadaan binasa dan tubuh hangus.
  Sementara itu, Gengkuro Matsuta dan Kenzi Matsuta segera melompat ke belakang. Ketika Melihat tahanannya telah bebas, samurainya segera dicabut. Langsung diserang Ki Sabda Gendeng dengan sengit. Serangannya masih pula dibantu anak buahnya yang rata-rata memiliki kepandaian tinggi.
  “Ciaaat”
  Jrep
  Serangan Ki Sabda Gendeng kali ini tak bisa dianggap main-main. Buktinya seorang anggota Gerombolan Samurai Hitam telah tertusuk lehernya sampai tembus dan binasa saat. itu juga. Gerakan laki-laki gila catur itu cepat sekali. Ujung tongkatnya berputar-putar jadi